ICS/UPI merupakan tempat untuk melakukan aktifitas pengolahan ikan yang dilengkapi dengan mesin pendingin dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk hasil perikanan. ICS/UPI yang dibangun digunakan untuk menghasilkan produk pengolahan ikan beku maupun segar, sehingga harus dilengkapi dengan fasilitas/sarana pengolahan, fasilitas pembekuan dan fasilitas penyimpanan beku (cold storage) bersuhu ruang -25°C atau lebih rendah sehingga mampu menjaga mutu dan kondisi produk beku. ICS/UPI yang menangani produk segar harus     mempunyai sarana pendinginan yang mampu mempertahankan suhu produk pada titik leleh es. Bentuk produk pengolahan ikan dapat berupa  ikan  utuh  dengan  atau tanpa penyiangan (whole gilled gutted –WGG), fillet dengan atau tanpa kulit (skinless/skin on), tuna loin, udang beku (individual quick frozen-IQF/block frozen), dan bentuk olahan lainnya sesuai jenis komoditas dan permintaan konsumen.

Ikan yang disimpan dalam gudang beku harus telah dibekukan dalam ruang pembekuan atau sarana pembekuan lainnya hingga suhu pusat produk mencapai -18°C. Metode pembekuan ikan yang umum dilakukan adalah menggunakan Air Blast Freezer, yaitu berupa ruangan dimana udara pada suhu beku (-35°C atau lebih rendah) disirkulasikan oleh blower untuk tujuan pembekuan ikan basah/produk secara cepat. Sarana pembekuan lainnya seperti Contact Plate Freezer(CPF) maupun Tunnel Freezer digunakan untuk produk pengolahan ikan tertentu. CPF digunakan untuk produk yang dibekukan dalam bentuk block, misalnya udang (block frozen shrimp). Tunnel freezer digunakan untuk membeku produk secara cepat (+30 menit) dalam bentuk individual seperti, fillet, atau udang (mentah atau rebus). Operasional ICS/UPI juga wajib menerapkan  sistem  manajemen keamanan pangan yang mencakup Good Manufacturing Practices (GMP), Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) dan sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *